Breaking News

TERNYATA BEDA JAUH? Ini Perbedaan Sales Canvasser & Sales Motoris: Tugas, Persyaratan, Estimasi Gaji!


Kalau kamu sedang mencari lowongan kerja sales, mungkin kamu pernah menemukan posisi Sales Canvasser dan Sales Motoris. Sekilas keduanya memang terlihat sama-sama kerja keliling, menawarkan produk, mengejar target, dan bertemu pelanggan secara langsung. Tapi kalau diperhatikan lebih jauh, ternyata cara kerja keduanya bisa cukup berbeda.

Nah, daripada kamu asal melamar hanya karena melihat kata “sales”, Mimin akan membedahnya dari sisi yang lebih praktis. Mulai dari apa yang dikerjakan, siapa yang ditemui, kendaraan yang digunakan, bagaimana proses penjualannya, persyaratannya, sampai gambaran estimasi penghasilannya.

💡 Catatan Mimin
Jangan menganggap semua perusahaan menggunakan istilah “Canvasser” dan “Motoris” dengan definisi yang persis sama. Isi pekerjaan bisa berubah sesuai produk, sistem distribusi, wilayah, dan kebijakan perusahaan. Karena itu, selalu baca bagian tugas dan persyaratan pada lowongan, bukan hanya nama posisinya.


Sales Canvasser dan Sales Motoris Itu Apa?

Secara sederhana, keduanya sama-sama merupakan pekerjaan sales lapangan. Artinya, aktivitas penjualan tidak hanya dilakukan dari kantor, tetapi melibatkan kunjungan langsung ke calon pelanggan atau pelanggan yang sudah ada.

Perbedaannya mulai terlihat ketika kita melihat alat transportasi, cakupan area, karakter produk, tipe outlet, dan proses penjualannya.

Dalam praktiknya, Sales Canvasser dapat melakukan kunjungan ke toko, dealer, workshop, agen, kontraktor, calon pelanggan, atau titik penjualan lainnya. Sementara Sales Motoris identik dengan aktivitas penjualan menggunakan sepeda motor dan membawa produk atau perlengkapan penjualan dalam kapasitas yang menyesuaikan kendaraan tersebut.

Jadi, kalau kamu bertanya “apakah Sales Canvasser dan Sales Motoris sama?”, jawaban yang lebih tepat adalah: tidak selalu sama, meskipun keduanya memiliki banyak aktivitas yang beririsan.


Perbedaan Sales Canvasser vs Sales Motoris

Aspek Sales Canvasser Sales Motoris
Fokus Mencari, menawarkan, dan mengembangkan pelanggan Penjualan langsung sekaligus distribusi/kunjungan outlet sesuai sistem perusahaan
Kendaraan Bisa menggunakan motor, mobil, atau kendaraan operasional sesuai perusahaan Umumnya menggunakan sepeda motor
Aktivitas utama Prospecting, presentasi, negosiasi, follow-up, dan closing Kunjungan outlet, penawaran, penjualan, distribusi, display, dan pelaporan
Produk Sangat bergantung pada perusahaan Sering dijumpai pada produk yang dapat dibawa menggunakan motor
Pelanggan Calon pelanggan maupun pelanggan existing Warung, toko, retail, grosir, atau outlet sesuai area distribusi
Mobilitas Menyesuaikan wilayah dan kebutuhan perusahaan Tinggi karena aktivitas utama dilakukan dengan motor
Target Penjualan, customer baru, omzet, atau target area Penjualan, omzet, outlet baru, kunjungan, atau target distribusi


1. Sales Canvasser: Lebih Banyak Mencari dan Membuka Pelanggan

Sales Canvasser pada dasarnya bekerja dengan cara mendatangi calon pelanggan secara langsung. Tujuannya bukan hanya menjual kepada orang yang sudah mengenal produk, tetapi juga mencari peluang baru di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Contohnya, sebuah perusahaan menjual produk kepada toko, dealer, workshop, atau pelanggan bisnis. Sales Canvasser dapat bertugas mencari tempat yang potensial, memperkenalkan produk, menjelaskan manfaatnya, melakukan negosiasi, kemudian mengejar proses sampai terjadi transaksi.

Beberapa lowongan Sales Canvasser yang diamati juga mencantumkan aktivitas seperti prospecting, kunjungan pelanggan, presentasi produk, negosiasi, pencarian pelanggan baru, pemantauan kompetitor, dan pembuatan laporan aktivitas.

Tugas Sales Canvasser yang Perlu Kamu Pahami

Tugas Apa yang Dikerjakan?
Prospecting Mencari calon pelanggan yang berpotensi menggunakan produk perusahaan.
Canvassing Mengunjungi calon pelanggan secara langsung untuk memperkenalkan produk.
Presentasi Produk Menjelaskan produk, manfaat, harga, program, atau penawaran perusahaan.
Negosiasi Membicarakan kebutuhan pelanggan dan ketentuan transaksi sesuai kebijakan perusahaan.
Follow-up Menghubungi kembali calon pelanggan yang belum melakukan transaksi.
Customer Relationship Menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah bekerja sama.
Laporan Melaporkan aktivitas kunjungan, prospek, penjualan, dan kondisi pasar.


2. Sales Motoris: Jualan Sambil Bergerak dari Outlet ke Outlet

Kalau Sales Canvasser memiliki cakupan tugas yang cukup luas, Sales Motoris biasanya lebih mudah dikenali dari cara kerjanya: menggunakan sepeda motor untuk bergerak dari satu outlet ke outlet lainnya.

Pada model tertentu, Sales Motoris bukan hanya menawarkan produk. Mereka juga dapat membawa barang, melakukan penjualan langsung, mengecek stok, melakukan display, membuka outlet baru, mengambil pesanan, bahkan menangani transaksi atau penagihan jika hal tersebut memang menjadi bagian dari sistem perusahaan.

Contohnya pada salah satu lowongan Sales Motoris FMCG, tugas yang dicantumkan meliputi distribusi dan penjualan langsung, pencapaian target, pengecekan stok/display, pencarian outlet baru, serta laporan penjualan.

Tugas Sales Motoris

Aktivitas Gambaran Pekerjaan
Kunjungan Outlet Mendatangi toko atau outlet sesuai area yang telah ditentukan.
Penjualan Menawarkan dan menjual produk kepada pelanggan secara langsung.
Distribusi Pada perusahaan tertentu, membawa produk untuk memenuhi kebutuhan outlet.
Outlet Baru Mencari dan membuka peluang kerja sama dengan toko baru.
Display Memastikan penataan produk sesuai standar perusahaan jika tugas tersebut diberikan.
Pengecekan Stok Memantau ketersediaan produk di outlet.
Laporan Mencatat hasil kunjungan, transaksi, dan aktivitas penjualan.

Jadi, Apa Perbedaan Paling Besarnya?

Mimin sederhanakan begini.

Sales Canvasser lebih menonjol pada aktivitas mencari dan mengembangkan pelanggan melalui kunjungan langsung. Sementara itu, Sales Motoris lebih menonjol pada aktivitas penjualan lapangan dengan sepeda motor, terutama ketika sistem perusahaan mengharuskan sales membawa produk atau melayani outlet secara langsung.

Namun jangan menjadikan kalimat tersebut sebagai aturan mutlak. Ada lowongan yang bahkan menuliskan “Sales Canvasser/Motoris” dalam satu posisi. Artinya, perusahaan tertentu memang menggabungkan karakter kedua pekerjaan tersebut.

🔎 Cara Mimin Membacanya
Kalau kamu menemukan lowongan bertuliskan “Canvasser/Motoris”, jangan langsung bingung. Baca bagian job description. Kalau terdapat kata seperti kunjungan outlet, membawa produk, stok, display, penjualan langsung, dan SIM C, kemungkinan pekerjaannya memiliki karakter sales motoris. Kalau lebih banyak berbicara tentang prospecting, presentasi, mencari customer baru, negosiasi, dan follow-up, karakter canvassernya lebih kuat.


Apakah Sales Motoris Pasti Mengantar Barang?

Tidak selalu. Ini salah satu hal yang sering membuat pencari kerja salah memahami posisi Sales Motoris.

Nama “motoris” memang berkaitan erat dengan penggunaan sepeda motor, tetapi tugas detailnya tetap mengikuti sistem perusahaan. Ada posisi yang menggabungkan penjualan dengan distribusi, sementara posisi lainnya lebih berfokus pada kunjungan, penawaran, pembukaan outlet, dan pencapaian target.

Karena itu, jangan hanya melihat judul lowongan. Cari kata-kata seperti distribusi, direct selling, stok, display, taking order, penagihan, pembayaran, outlet baru, target omzet di dalam deskripsi pekerjaan.


Apakah Sales Canvasser Harus Membawa Produk?

Ini juga tidak bisa dijawab dengan “iya” untuk semua perusahaan.

Kebutuhan membawa produk sangat tergantung pada model bisnis perusahaan. Sales yang menjual barang dengan sistem distribusi langsung tentu memiliki kebutuhan berbeda dengan sales yang menjual produk atau layanan melalui proses pemesanan terlebih dahulu.

Jadi, kalau kamu tidak nyaman membawa barang dalam perjalanan, jangan hanya menghindari semua lowongan Canvasser. Periksa dulu job description-nya.


Persyaratan Sales Canvasser yang Sering Muncul

Persyaratan Sales Canvasser berbeda antarperusahaan, tetapi dari beberapa lowongan yang diamati, terdapat beberapa pola yang cukup jelas.

Persyaratan Kenapa Dibutuhkan?
Minimal SMA/SMK pada sebagian lowongan Beberapa perusahaan membuka posisi lapangan dari jenjang tersebut.
Komunikasi Sales harus menjelaskan produk dan berinteraksi dengan calon pelanggan.
Negosiasi Diperlukan ketika membahas kebutuhan dan transaksi pelanggan.
Orientasi target Sebagian besar posisi sales memiliki target penjualan atau aktivitas tertentu.
Kendaraan & SIM Dibutuhkan pada posisi yang mengharuskan mobilitas lapangan.
Siap bekerja mobile Aktivitas dilakukan dengan mengunjungi pelanggan atau area pemasaran.

Menariknya, tidak semua perusahaan mewajibkan pengalaman panjang. Ada lowongan yang mencantumkan pengalaman kurang dari satu tahun atau bahkan membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK baru, meskipun persyaratan tetap berbeda pada setiap perusahaan.


Persyaratan Sales Motoris yang Perlu Kamu Siapkan

Untuk Sales Motoris, persyaratan kendaraan biasanya lebih jelas karena aktivitas pekerjaan memang mengandalkan mobilitas dengan sepeda motor.

Persyaratan Catatan
SIM C Sering diminta untuk posisi yang menggunakan sepeda motor.
Sepeda motor Sebagian lowongan mensyaratkan kendaraan pribadi.
Komunikasi Tetap menjadi kemampuan penting karena pekerjaan berhadapan langsung dengan pelanggan.
Negosiasi & selling Mendukung proses penawaran hingga transaksi.
Paham area Pengetahuan wilayah dapat membantu mengatur rute dan kunjungan.
Siap bekerja lapangan Mobilitas merupakan bagian penting dari pekerjaan.

Beberapa lowongan Sales Motoris yang diamati secara eksplisit meminta motor dan SIM C, kemampuan komunikasi/negosiasi, serta kesiapan bekerja di lapangan.


Skill yang Sebenarnya Penting untuk Sales Canvasser & Motoris

Kalau kamu belum punya pengalaman sebagai sales, jangan langsung berpikir bahwa pekerjaan ini hanya membutuhkan kemampuan “pandai ngomong”. Itu terlalu sederhana.

Sales lapangan membutuhkan kombinasi antara komunikasi, pengelolaan area, pencatatan, pemahaman produk, kemampuan membaca kebutuhan pelanggan, dan konsistensi mengejar target.

Skill Contoh Penggunaannya
Communication Menjelaskan produk dengan bahasa yang mudah dipahami pelanggan.
Negotiation Menyampaikan penawaran dan merespons keberatan pelanggan.
Product Knowledge Memahami produk sebelum menawarkan kepada pelanggan.
Time Management Mengatur waktu kunjungan agar area dapat dilayani dengan baik.
Basic Reporting Mencatat aktivitas, hasil kunjungan, dan penjualan.
Customer Handling Menangani pertanyaan, keberatan, atau keluhan pelanggan.
Area Management Mengatur prioritas pelanggan dan rute kunjungan.


Estimasi Gaji Sales Canvasser vs Sales Motoris

Nah, bagian ini biasanya yang paling dicari. Tetapi Mimin mau meluruskannya terlebih dahulu: tidak ada satu angka gaji yang berlaku untuk seluruh Sales Canvasser atau Sales Motoris di Indonesia.

Penghasilan bisa dipengaruhi oleh lokasi, perusahaan, industri, pengalaman, target, komisi, tunjangan kendaraan, uang bensin, bonus performa, dan status pekerjaan.

Dari beberapa contoh lowongan yang tersedia, Mimin menemukan gambaran berikut:

Posisi Contoh Kisaran yang Terlihat Catatan
Sales Canvasser Sekitar Rp3 juta–Rp5,8 juta/bulan pada contoh lowongan yang diamati Dapat disertai komisi, transport, makan, BPJS, atau benefit lainnya.
Sales Motoris Sekitar Rp3 juta–Rp6 juta/bulan pada contoh lowongan yang diamati Beberapa posisi juga mencantumkan uang transport, kendaraan, komisi, atau bonus.

Penting: angka tersebut bukan berarti semua perusahaan membayar dalam rentang tersebut dan bukan pula rata-rata gaji nasional. Ini hanya gambaran dari contoh lowongan yang diamati Mimin. Ada lowongan Sales Canvasser dengan angka Rp3–4,5 juta, ada yang sekitar Rp4,76–5,07 juta, sementara contoh Sales Motoris yang diamati berada di kisaran Rp3–5 juta, Rp3,5–5,5 juta, hingga Rp5–6 juta.


Jangan Lihat Gaji Pokok Saja!

Ini penting banget kalau kamu sedang membandingkan dua lowongan.

Misalnya ada lowongan dengan gaji pokok terlihat lebih kecil, tetapi menyediakan komisi, uang bensin, tunjangan kendaraan, pulsa, bonus performa, dan insentif penjualan. Sementara lowongan lain mungkin memiliki angka gaji yang lebih tinggi tetapi komponen tambahan lebih sedikit.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa lowongan A lebih bagus hanya karena angka gaji pokoknya lebih tinggi.

Komponen Yang Perlu Kamu Cek
Gaji Pokok Berapa nominal tetap setiap bulan?
Komisi Apakah ada komisi dan bagaimana mekanismenya?
Transport/Bensin Apakah biaya mobilitas ditanggung perusahaan?
Bonus Apakah bonus berdasarkan target pribadi atau tim?
BPJS/Asuransi Periksa benefit yang tercantum dalam lowongan atau kontrak.
Status Kerja Perhatikan apakah kontrak, outsourcing, atau karyawan tetap.


Mana yang Lebih Cocok untuk Fresh Graduate?

Kalau kamu fresh graduate dan belum pernah menjadi sales, jangan langsung minder.

Beberapa lowongan yang diamati memang membuka posisi sales lapangan dengan persyaratan pendidikan SMA/SMK dan pengalaman yang relatif rendah, bahkan terdapat lowongan yang menyebut pengalaman kurang dari satu tahun.

Tetapi kamu tetap perlu realistis: pekerjaan sales lapangan sangat berkaitan dengan target dan interaksi langsung dengan pelanggan. Jadi yang perlu kamu tanyakan kepada diri sendiri bukan cuma “bisa nggak jualan?”, tetapi:

  • Apakah kamu nyaman bertemu orang baru?
  • Apakah kamu siap bekerja di luar kantor?
  • Apakah kamu mampu menjelaskan produk dengan jelas?
  • Apakah kamu bisa menerima penolakan pelanggan?
  • Apakah kamu sanggup bekerja berdasarkan target?
  • Apakah kamu mampu mengatur perjalanan dan kunjungan?
  • Apakah kamu bersedia menggunakan motor untuk pekerjaan jika dipersyaratkan?

Kalau sebagian besar jawabannya “iya”, posisi sales lapangan bisa menjadi salah satu opsi yang layak kamu pertimbangkan.


Sales Canvasser Cocok untuk Orang Seperti Apa?

Menurut Mimin, kamu bisa mempertimbangkan Sales Canvasser kalau kamu lebih tertarik pada aktivitas mencari prospek, membangun koneksi, presentasi, negosiasi, dan membuka peluang pelanggan baru.

Pekerjaan ini juga dapat cocok untuk kamu yang tidak ingin pekerjaan sehari-harinya hanya duduk di depan komputer.


Sales Motoris Cocok untuk Orang Seperti Apa?

Sales Motoris bisa lebih cocok kalau kamu nyaman dengan mobilitas tinggi, mengunjungi banyak outlet, menggunakan sepeda motor, melakukan penjualan langsung, dan bekerja dengan target area.

Kalau kamu justru tidak nyaman berkendara, kepanasan, berpindah-pindah lokasi, atau bertemu banyak pemilik toko dalam sehari, kamu sebaiknya membaca job description lebih teliti sebelum melamar.


Contoh Sederhana Biar Kamu Tidak Salah Bayangin

Misalnya sebuah perusahaan menjual produk ke toko-toko.

Sales Canvasser: kamu mendapat area tertentu. Kamu mencari toko potensial, masuk ke toko, memperkenalkan produk, menjelaskan penawaran, melakukan negosiasi, mencatat prospek, lalu melakukan follow-up.

Sales Motoris: kamu mendapat rute atau area tertentu. Dengan motor, kamu berkeliling dari outlet ke outlet, menawarkan produk, menerima pesanan atau melakukan penjualan langsung sesuai sistem perusahaan, mengecek kondisi produk atau display jika diwajibkan, kemudian mencatat hasil kunjungan.

Dari contoh tersebut terlihat bahwa keduanya sama-sama “jualan keliling”, tetapi alur kerja dan tanggung jawabnya belum tentu sama.


Kelebihan dan Tantangan Masing-Masing

Posisi Kelebihan Hal yang Perlu Dipertimbangkan
Sales Canvasser Banyak bertemu pelanggan, melatih komunikasi, negosiasi, prospecting, dan kemampuan menjual. Penolakan pelanggan dan target penjualan merupakan bagian yang perlu dihadapi.
Sales Motoris Mobilitas tinggi, dekat dengan aktivitas distribusi dan outlet, serta berpotensi memperoleh insentif sesuai sistem perusahaan. Membutuhkan kesiapan berkendara, aktivitas lapangan, pengelolaan area, dan target.


Apakah Sales Itu Harus Pandai Bicara?

Pandai bicara membantu, tetapi bukan satu-satunya kemampuan.

Sales yang baik juga perlu mampu mendengarkan. Kamu harus tahu apa kebutuhan pelanggan sebelum buru-buru menawarkan produk.

Misalnya pelanggan mengatakan produknya terlalu mahal. Jangan langsung membalas dengan “ada diskon, Pak”. Kamu perlu memahami dulu apa yang dianggap mahal, produk pembandingnya apa, dan kebutuhan pelanggan sebenarnya seperti apa.

Di sinilah kemampuan mendengarkan, memahami produk, membaca kebutuhan, dan memberikan solusi menjadi penting.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Melamar Sales

  1. Hanya melihat nominal gaji. Padahal komisi, transport, target, dan benefit juga penting.
  2. Tidak membaca job description. Akibatnya pelamar baru mengetahui pekerjaan sebenarnya setelah dipanggil.
  3. Tidak mengecek kendaraan dan SIM. Posisi tertentu memang membutuhkan motor dan SIM C aktif.
  4. Menganggap semua sales sama. Sales retail, canvasser, motoris, taking order, dan sales B2B dapat memiliki pola kerja berbeda.
  5. Tidak bertanya soal target. Target merupakan bagian penting dari banyak posisi sales.
  6. Mengabaikan area penempatan. Pekerjaan lapangan membuat lokasi dan cakupan area menjadi hal penting untuk dipertimbangkan.


Checklist Sebelum Kamu Lamar Sales Canvasser atau Motoris

✅ Cek 8 Hal Ini Dulu
  • Nama dan profil perusahaan jelas.
  • Produk yang dijual jelas.
  • Area kerja disebutkan.
  • Tugas utama dijelaskan.
  • Persyaratan kendaraan dan SIM jelas.
  • Gaji dan komponen insentif dijelaskan dengan masuk akal.
  • Status pekerjaan dijelaskan.
  • Tidak ada permintaan pembayaran untuk proses rekrutmen.


Kesimpulan: Sales Canvasser vs Sales Motoris, Mana yang Lebih Cocok?

Jadi, Sales Canvasser dan Sales Motoris memang sama-sama pekerjaan sales lapangan, tetapi bukan berarti keduanya identik.

Sales Canvasser cenderung menonjol pada aktivitas mencari prospek, mengunjungi calon pelanggan, menawarkan produk, melakukan presentasi, negosiasi, follow-up, dan mengembangkan pelanggan. Sementara Sales Motoris lebih erat dengan aktivitas penjualan lapangan menggunakan sepeda motor dan pada perusahaan tertentu juga mencakup distribusi, pengecekan stok, display, pembukaan outlet, atau aktivitas outlet lainnya.

Soal gaji juga jangan hanya membandingkan angka di bagian “gaji”. Perhatikan komisi, bonus, uang bensin, tunjangan kendaraan, target, benefit, serta status pekerjaan. Dari beberapa lowongan yang Mimin amati, rentang penghasilan yang ditampilkan memang cukup beragam sehingga tidak tepat kalau satu angka dianggap sebagai standar untuk semua perusahaan.

Pada akhirnya, yang paling penting bukan mencari posisi mana yang terlihat lebih keren. Pilih pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan komunikasi kamu, kesiapan bekerja di lapangan, kemampuan menghadapi target, kendaraan yang kamu miliki, dan jenis aktivitas yang memang sanggup kamu jalani setiap hari.

💬 Pesan Mimin
Kalau kamu baru pertama kali melihat lowongan “Sales Canvasser” atau “Sales Motoris”, jangan buru-buru menilai pekerjaannya hanya dari nama posisi. Baca tugasnya satu per satu. Justru dari bagian itulah kamu bisa mengetahui apakah pekerjaan tersebut benar-benar cocok dengan kondisi dan kemampuan kamu.


FAQ Sales Canvasser & Sales Motoris

1. Apakah Sales Canvasser sama dengan Sales Motoris?

Tidak selalu. Keduanya sama-sama sales lapangan, tetapi detail tugasnya bergantung pada sistem perusahaan. Sales Motoris umumnya menggunakan sepeda motor, sedangkan Canvasser dapat menggunakan moda transportasi yang berbeda sesuai kebutuhan pekerjaan.

2. Apakah Sales Motoris harus punya motor sendiri?

Tidak semua perusahaan menerapkan aturan yang sama. Namun, sejumlah lowongan Sales Motoris memang mencantumkan kendaraan pribadi dan SIM C sebagai persyaratan.

3. Apakah Sales Canvasser harus punya SIM C?

Tergantung pekerjaannya. Kalau posisi tersebut mengharuskan penggunaan sepeda motor untuk mobilitas, SIM C biasanya menjadi salah satu persyaratan. Selalu cek lowongan yang kamu lamar.

4. Apakah fresh graduate bisa menjadi Sales Canvasser?

Bisa pada perusahaan yang membuka kesempatan bagi kandidat tanpa pengalaman panjang. Beberapa lowongan yang diamati mencantumkan pendidikan SMA/SMK dan pengalaman kurang dari satu tahun.

5. Apakah fresh graduate bisa menjadi Sales Motoris?

Bisa jika persyaratan perusahaan memungkinkan. Namun, kamu tetap harus memenuhi ketentuan seperti SIM, kendaraan, kemampuan komunikasi, dan kesiapan bekerja di lapangan jika dipersyaratkan.

6. Apakah Sales Motoris hanya menjual produk?

Tidak selalu. Tugasnya dapat mencakup kunjungan outlet, distribusi, pengecekan stok, display, pencarian outlet baru, pencatatan transaksi, hingga laporan penjualan tergantung perusahaan.

7. Apakah Sales Canvasser mendapat komisi?

Komisi tidak otomatis ada di semua perusahaan. Sebagian lowongan mencantumkan komisi penjualan atau bonus performa, tetapi mekanismenya harus dilihat pada masing-masing lowongan dan kontrak kerja.

8. Berapa estimasi gaji Sales Canvasser?

Contoh lowongan yang diamati Mimin menunjukkan angka yang beragam, mulai sekitar Rp3 juta hingga lebih dari Rp5 juta per bulan. Angka tersebut bukan standar nasional dan dapat berbeda berdasarkan lokasi, perusahaan, pengalaman, komisi, serta tunjangan.

9. Berapa estimasi gaji Sales Motoris?

Contoh lowongan yang diamati menunjukkan kisaran sekitar Rp3 juta hingga Rp6 juta per bulan. Namun, ini hanya gambaran dari lowongan yang tersedia dan bukan patokan gaji seluruh Sales Motoris di Indonesia.

10. Mana yang lebih cocok untuk saya, Canvasser atau Motoris?

Kalau kamu lebih tertarik mencari pelanggan, melakukan presentasi, negosiasi, dan follow-up, Canvasser bisa menjadi pilihan. Kalau kamu nyaman menggunakan motor, mengunjungi banyak outlet, dan melakukan penjualan langsung di lapangan, Sales Motoris dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Tetap cocokkan dengan job description perusahaan yang kamu lamar.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close